Breaking News
Loading...
27 July 2018

Info Post
Berdasarkan informasi yang kami dapatkan dari berbagi media dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa dalam sepekan ini gelombang tinggi di pantai selatan dan beberapa wilayah pesisir pantai di Indonesia masih belum mereda. Untuk itu, para Nelayan dihimbau supaya tidak memaksakan kegiatan melaut selama gelombang tinggi terjadi hingga mereda dan masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir pantai untuk tetap waspada dan siaga dalam melakukan aktivitas dan pelayaran.

Ilustrasi-Gelombang-Tinggi
(Ilustrasi Gelombang Tinggi, Foto: Antara)
Diketahui bahwa dampak dari tingginya gelombang laut yang terjadi akhir-akhir ini telah merusak sejumlah bangunan dan kapal nelayan yang berada di wilayah pesisir yang hancur dihantam oleh ombak tinggi. Beberapa wilayah yang terdampak tersebut seperti di Bali, Yogyakarta, Garut hingga Bengkulu terkena dampak gelombang tinggi air laut. Peristiwa gelombang tinggi di perairan selatan ini terjadi nyaris merata di sepanjang pantai selatan Jawa, bahkan bisa dikatakan seluruh pantai selatan di seluruh pulau Jawa ikut terdampak. Gelombang tinggi laut di pesisir selatan jawa mencapai rata-rata mencapai 4 hingga 9 meter, gelombang setinggi 7 hingga 9 meter sebelumnya juga menyapu sepanjang pesisir Jawa Barat dan Yogyakarta. Diprediksikan bahwa gelombang tinggi mencapai 9 meter mungkin akan terjadi lagi di wilayah pesisir selatan Jawa pada 29 Juli mendatang.

Gelombang-Tingg-Pantai-Parangtritis
(Gelombang Tinggi Pantai Parangtritis, Foto: Tempo)
Beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya kondisi cuaca signifikan tersebut ialah masuknya periode puncak musim kemarau (Juli-Agustus) khususnya di wilayah Indonesia bagian selatan (Jawa, Bali, Nusa Tenggara). Hal ini ditandai dengan berhembusnya massa udara (angin) yang dingin dan kering dari wilayah Australia yang berdampak pada minimnya potensi hujan dan terjadi peningkatan kecepatan angin di wilayah Indonesia bagian selatan pada periode tersebut. Gelombang tinggi ditandai dengan minimnya potensi hujan dan terjadi peningkatan angin di wilayah tersebut.

Selain itu ada faktor lain yang menyebabkan gelombang laut yang tinggi yaitu posisi bulan yang berada pada titik terjauh dari Bumi, atau disebut titik apogee. Oleh karena itu, diperlukan kewaspadaan pada sekitar waktu gerhana Bulan, karena gaya pasang surut bulan diperkuat gaya pasang surut Matahari akan mengakibatkan pasang air laut menjadi maksimum. Apalagi malam nanti atau tepatnya tanggal 28 Juli 2018 pada tengah malam akan terjadi gerhana bulan terlama di abad ini. Sehingga kemungkinan puncak gelombang tinggi air laut akan terjadi pada saat gerhana bulan.

0 comments:

Post a Comment

 

Copyright © | Tutorial Lengkap | All Right Reserved